Don’t believe anything you read on the net. Except this.
Well, including this, I suppose.
—Douglas Adams
![]() |
| Internet&you! | Photo Credit: here |
Lebih keterlaluan lagi saat merasa tidak perlu
mengunjungi blog lain. Duh, berasa seleb-blog saja. Hahaha. Padahal, blogwalking itu penting, lho. Saya tahu, sudah
banyak teman yang menyebutkan keutamaan blogwalking,
jadi kali ini saya hanya akan menyebutkan satu saja: inspirasi
berantai.
Jadi begini. Setelah membaca tulisan orang
lain —yang berhasil membuatmu membaca sampai habis— bisa saja kamu tetiba terinspirasi
menuliskan ceritamu sendiri. Bolehlah dengan tema yang sama, atau mungkin garis
besarnya. Misalnya, sekarang kamu tengah membaca cerita saya, setelah ini kamu
begitu bersemangat ikut menuliskan daftar blog yang setia kamu kunjungi setiap
kali online. Saat ada teman lain yang
membaca tulisanmu itu, dia turut serta membuat post tentang blog-blog kesukaannya. Begitu terus seperti lingkaran setan; tidak putus-putus. Nah,
ini yang saya namakan dengan inspirasi
berantai.
Bukan, jangan bilang ini pencurian ide.
Bagi saya, tulisan yang baik adalah tulisan yang selesai dibaca dapat membuat
orang lain mampu menuliskan ceritanya sendiri. Menginspirasi orang lain untuk
ikut bercerita kisahnya sendiri.
Karena hari ini tidak hujan, saya berbaik
hati menuliskan daftar blog yang menjadi tempat main kegemaran saya selama ini. Disebutkan berdasarkan frekuensi seberapa seringnya saya berkunjung. Selamat menyimak!
—HARIAN ISENG | Semacam Tempat Cerita
Screen Captured by me
Peringatan:
Kamu harus berhati-hati saat mengunjungi
blog ini. Soalnya, Ashima—nama pemilik blog ini— kerap mengucapkan selamat
tersesat! kepada kamu yang
baru pertama kali main ke blognya. Hei, bisa jadi kamu salah satunya, ya!
Mungkin saya salah satu korbannya. Setiap
hari (lebih tepatnya setiap kali saya online),
Harian Iseng ini akan segera memenuhi
layar netbook dan membuat saya larut
dalam setiap cerita yang Ashima bagi. Katanya lagi, ‘saya memang jago membual’, berhasil membuat saya tertegun aneh.
Lalu ketagihan ingin mengunjungi blognya lagi kapan-kapan.
Saya akan mengaku: saya merupakan pembaca
setia blog ini dari post pertama
hingga saat ini. Dan, ya, sepertinya Ashima sendiri berjuang keras memperbaiki tulisan
yang dia buat. Berharap menjadikannya sebuah tulisan baik. Saya tahu, dia tengah mengurangi jumlah orang yang
menyebut tulisannya alay. Hahaha.
Sejujurnya, blognya memang sederhana.
Dominan putih dari template (yang
saya yakin) gratisan. Header-nya
keren (saya yakin, lagi-lagi) dibuatkan salah satu temannya. Tulisan-tulisan
yang ringan (atau dangkal?) dengan tema-tema keseharian yang dialaminya. Dulu,
Ashima agak terpengaruh oleh penulis kesukaannya, lama kelamaan dia berhasil menemukan
karakternya sendiri. Ya, secara
subyektif, keseluruhannya menarik, bagi saya. Entah untuk kamu.
Jadi, kenapa tidak segera mengunjungi Harian Iseng? Selamat tersesat!
—PEREMPUAN SORE |
Theoresia Rumthe
![]() |
| Screen Captured by me |
‘Awas!
Blog ini mengandung bir,’ seru kak Theo— pemilik
perempuansore.
Saya belum pernah mencicip bir, tetapi
sepertinya saya mengerti maksudnya: kecanduan.
Iya, blog kak Theo memang membuat sekelompok orang tertentu (yang berhati baik)
kecanduan saat membaca tulisan-tulisannya. Misalnya. Saat kamu berkesempatan
membaca salah satu postnya, nanti,
mungkin kamu akan melakukan tindakan kriminal. Seperti membongkar keseluruhan
isi blog kak Theo. Hei, jangan bilang kamu berpikiran kalau saya pernah
melakukannya juga, ya! Hahaha.
Blog ini pun sudah beberapa kali masuk
majalah untuk direview alias
dipromosikan. Jadi, ngga perlu
diragukan lagi jam terbang kak Theo dibidang kepenulisan—yang setahu saya
menjadi salah satu passionnya. Kak
Theo juga beberapa kali (atau sering) mengajak pembacanya untuk tetap semangat
menulis. ‘Menulislah dan jangan bunuh
diri,’ katanya.
Oh. Kak
Theo bahkan berhasil menyebarkan kosa kata baru bagi orang-orang yang jatuh
cinta. Seperti, kupu-kupu di perut atau
kamu tidak pernah jatuh cinta dengan
orang yang salah atau pertemuan
setiap orang itu berpola. Nah, silakan kamu temukan sendiri sisanya, lalu
lapor ke saya, ya!
—❤THE CRÈME DE LA CROP ❤ | Evita Nuh
![]() |
| Screen Captured by me |
Dinobatkan menjadi seseorang yang buta arah
dan pandai tersesat tidak lantas membuat saya meredupkan impian untuk menjadi
seorang traveler. I mean that to prove
that you are a traveler, you don’t have to travel all over the word, find a new
comfort place to stay, meet up stranger, and so on. Ouch, saya sepertinya
menemukan satu kalimat ciamik: the net traveler. Maksud saya: seorang
traveler yang mengelilingi dunia lewat
internet.
Kamu tentu tahu kan, google mempermudah
kita melakukan segalanya. Dan keliling dunia dalam satu malam? Ah, itu hal
termudah yang bisa dilakukan seorang net
traveler. Being a net traveler is when you can enjoy your trip only in one
click. Yey!
Salah satu blogger traveler kesukaan saya adalah kak Aditya—sepertinya panggilannya
Adit. Meskipun menolak mengakuinya—kak Adit bilang itu cuma dijadikan catatan
pribadi untuk dikenang kapan-kapan— tetapi saya tetap terpesona pada tulisannya
tentang tempat-tempat yang telah kak Adit kunjungi. Juga pada foto-foto
jepretan kak Adit yang diselipkan sepanjang post.
Ah, saya dan Amel—seorang sahabat— pernah
melakukan penelitian. Iya, cuma iseng saja. Semacam mencari tahu ada hubungan
apa antara kak Adit dengan salah satu blogger perempuan tetangga. Maafkan kami!
![]() |
| Screen Captured by me |
Saya belum lama mengetahui blog ini,
sebetulnya. Tetapi karena belum menemukan blog-blog berbahasa Inggris yang
menarik. akhirnya membuat saya sering mampir ke sini. Sekalian belajar langsung
dari native writers, gitu. Hehehe.
Senangnya, blog ini lumayan aktif dan yang
penting lagi: ramai. Beberapa kali pernah diadakan challenge, baik di bidang kepenulisan atau fotografi. Misalnya, daily
post, weekly post, bahkan, yearly post sepertinya pernah juga. Pembacanya pun
(sepertinya) bisa ikut menyumbang post. Lumayan
banget bisa eksis nama di blog skala internasional.
Kapan-kapan, ah, iseng kirim tulisan ke
sana. Siapa tahu saking alay-nya jadi diterima. Hahaha. Berminat juga? Yuk!
____________________
Karena hanya diperbolehkan menyebutkan lima
blog kesukaan—alias saya mulai males—
dengan berat hati akan saya akhiri tulisan ini. Nah, dari kelimanya, adakah
yang pernah kamu kunjungi? Atau mungkin menjadi salah satu blog kesukaanmu
juga? Wah, kita punya selera yang sama kalau begitu. Hehehe.
Dan karena hanya lima, tentu saja masih
banyak blog yang belum sempat saya sebutkan. Iya, tempat main saya kan memang
banyak. Hei, bisa jadi salah satu tempat main saya lainnya adalah blog
kepunyaanmu! :)
salam sayang,
Ma♡












